Nutrisi Terbaik Bagi Lansia


Semakin tua usia manusia, kebutuhan akan nutrisinya semakin tinggi. Terlebih lagi, jika ada masalah kesehatan, nutrisi harus benar-benar diperhatikan.

Perhatian yang paling penting adalah mengatur pola makan yang sehat, kata Dr Patricia, M Gizi, SpGK seorang ahli gizi. ”Para lansia sebaiknya mengkonsumsi makanan yang bernutrisi baik, perbanyak sayuran, buah-buahan dan cukup minum air putih.” Orang-orang disekitarnya harus proaktif terhadap lansia, agar ia lebih sehat, cukup istirahat dan berolahraga secara teratur.

Usia lanjut , ditandai oleh  degradasi progresif kapasitas mental dan fisik, seperti menurunnya kemampuan konsentrasi dan metabolisme tubuh, pikun, keragu-raguan, menurunnya  kemampuan mengkonsumsi makanan, menurunnya berat badan, menurunnya penyerapan lemak akibat menurunnya kinerja organ pencernaan , menurunnya daya tahanubuh terhadap penyakit.

Semua proses diatas adalah proses alami yang tidak dapat dihindari. Yang dapat dilakukan adalah menunda mulainya dan memperlambat proses penuaan. Untuk mencapai tujuan ini, diet terapi dengan konsumsi asupan alami dengan jumlah cukup dan seimbang adalah sangat penting. Bagi lansia, sangat dianjurkan makan makanan yang mudah dicerna,mudah diserap,  tidak berlemak, dan bersifat lembut.

Hindari makanan yang bersifat keras. Makanan cukup serat dengan kandungan selulosa tinggi juga diperlukan.  Selulosa sangat baik untuk atasi gangguan pencernaan yang sering dialami lansia, seperti sembelit/konstipasi. Hindari juga makanan kalori tinggi  seperti: mentega, keju dan coklat, karena mereka beraktifitas sedikit. Jika tidak dihindari, maka akan terjadi penumpukan lemak , sehingga bisa menaikkan berat badan dan memaksa jantung untuk kerja kera

Menurut   Dr Xiu Zhanchong dalam bukunya    Dietotherapy of Chinese Medicines: “Pengobatan tradisional Cina merekomendasikan agar makanan bagi lansia harus bersifat alami, bergizi dan bersifat hangat, kaya nutrisi dan baik bagi ginjal agar dapat atasi masalah kekurangan cairan secara umum dan cairan organ reproduksi yang sering mereka alami.

Tinggalkan Balasan ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s